Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Dew

67 karya publik ditemukan.

2026: 52025: 142024: 62023: 62022: 192021: 32020: 42019: 92018: 1

Kreatif Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas IV untuk SD

2022 · Book ·

Untuk versi cetak, silakan kunjungi: http://www.penerbitduta.com/read_resensi/2017/8/kreatif-pendidikan-agama-hindu-dan-budi-pekerti-kls-iv-k-13-revisi#.YWVZudVByUk Seri Kreatif merupakan buku yang disusun berdasarkan Kurikulum Tahun 2013 Edisi Revisi sesuai Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016. Seri Kreatif ini dikembangkan menggunakan model pendekatan sains 5M (Mengamati, Menanya, Mencoba, Menalar, dan Mengomunikasikan/Membentuk Jejaring). Pendekata sains dalam seri Kreatif diharapkan dapat memunculkan kebiasaan Ask – Observe – Try – Explore – Learn yang merupakan tahapan pembentukan bangunan pengetahuan. Seri Kreatif ini tidak sekadar memaparkan materi, tetapi juga lebih banyak melibatkan siswa dalam kegiatan belajar sehingga pengalaman belajar menjadi lebih berkesan. Nilai plus dari seri Kreatif ini adalah sebagai berikut. Materinya mudah dipelajari sehingga siswa senang bereksplorarasi menemukan pengetahuan baru. Contoh-contoh yang diberikan merupakan contoh peristiwa yang dihadapi sehari-hari (contextual learning). Belajar melalui contoh menjadi salah satu pendekatan yang banyak muncul dalam buku ini. Paparan, contoh soal, dan soal latihan disusun sedemikian rupa untuk mengakomodasi pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Siswa akan terbiasa menemukan berbagai pilihan untuk menyelesaikan masalah atau menjadi problem solver.

Penerapan Logika Fuzzy dalam Pemodelan Spasial Penyebaran Titik Panas (Hotspot) di Kalimantan Tengah

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Logika 'benar dan salah' tidak dapat mewakili setiap pemikiran manusia. kemudian dikembangkanlah logika fuzzy yang dapat mempresentasikan setiap keadaan atau mewakili pemikiran manusia. Hal ini akhirnya diterapkan ke dalam sebuah pengembangan mesin yang nantinya memiliki logika yang menyerupai logika manusia. Perbedaan antara logika tegas (crisp) dan logika fuzzy terletak pada keanggotaan elemen dalam suatu himpunan. Jika dalam logika tegas suatu elemen mempunyai dua pilihan yaitu terdapat dalam himpunan atau bernilai 1 yang berarti benar dan tidak pada himpunan atau bernilai 0 yang berarti salah. Sedangkan dalam logika fuzzy, keanggotaan elemen berada di interval [0,1]. Logika fuzzy akan sangat membantu pengolahan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam menterjemahkan data-data spasial yang bersifat tidak tegas dan kabur.